Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2014

TUNJUKKAN AYAT WAJIBNYA KHILAFAH

Tunjukan kepada kami: mana ayat Al Qur’an yang mewajibkan khilafah?! *********************************** Ust. Rahmat S Labib memberikan tips untuk menjawabnya: 1. Pertanyaan tsb adalah pertanyaan bodoh. Dan kebodohan itu akan kembali kepada si penanya sendiri. 2. Akan saya jawab dengan pertanyaan. Mana ayat al qur’an yang menunjukkan wajibnya sholat magrib 3 rekaat. Perintah sholat maghrib 3 rekaat terdapat di dalam as Sunnah. 3. Katakan pada si penanya tunjukkan kepada kami mana ayat al qur’an yang menunjukkan larangan memukul kedua orangtua. Di dalam alqur’an hanya ada larangan FA LAA TAQUL LAHUMA UF, tidak ada FA LAA TADLRIBHUMA. Tapi orang yang tahu Bhs Arab mengerti maksudnya melalui mafhum muwafaqah. 4. Setiap teks perintah sesungguhnya banyak terkandung perintah lain. Dalam tradisi jawa ketika kita bertamu dipersilahkan MONGGO DAHAR / SILAHKAN MAKAN. Si tamu sudah ngerti maksudnya. Tidak perlu menunggu perintah: Ambil piring dan sendok, Lalu buka

PENYEMBELIHAN KEMATIAN

PENYEMBELIHANKEMATIAN Ini adalah sebuah Hadits Nabi SAW untuk memberi peringatan bagi kita agar tidak LALAIdalam kehidupan dunia (Dikutip dari buku PAHALA "INVESTASI"): ﻗَﺎﻝَ ﺭَﺳُﻮﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻳُﺆْﺗَﻰ ﺑِﺎﻟْﻤَﻮْﺕِ ﻛَﻬَﻴْﺌَﺔِ ﻛَﺒْﺶٍ ﺃَﻣْﻠَﺢَ ﻓَﻴُﻨَﺎﺩِﻱ ﻣُﻨَﺎﺩٍ ﻳَﺎ ﺃَﻫْﻞَ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔِ ﻓَﻴَﺸْﺮَﺋِﺒُّﻮﻥَ ﻭَﻳَﻨْﻈُﺮُﻭﻥَ ﻓَﻴَﻘُﻮﻝُ ﻫَﻞْ ﺗَﻌْﺮِﻓُﻮﻥَ ﻫَﺬَﺍ ﻓَﻴَﻘُﻮﻟُﻮﻥَ ﻧَﻌَﻢْ ﻫَﺬ َﺍ ﺍﻟْﻤَﻮْﺕُ ﻭَﻛُﻠُّﻬُﻢْ ﻗَﺪْ ﺭَﺁﻩُ ﺛُﻢَّ ﻳُﻨَﺎﺩِﻱ ﻳَﺎ ﺃَﻫْﻞَ ﺍﻟﻨَّﺎﺭِ ﻓَﻴَﺸْﺮَﺋِﺒُّﻮﻥَ ﻭَﻳَﻨْﻈُﺮُﻭﻥَ ﻓَﻴَﻘُﻮﻝُ ﻫَﻞْ ﺗَﻌْﺮِﻓُﻮﻥَ ﻫَﺬَﺍ ﻓَﻴَﻘُﻮﻟُﻮﻥَ ﻧَﻌَﻢْ ﻫَﺬَﺍ ﺍﻟْﻤَﻮْﺕُ ﻭَﻛُﻠُّﻬُﻢْ ﻗَﺪْ ﺭَﺁﻩُ ﻓَﻴُﺬْﺑَﺢُ ﺛُﻢَّ ﻳَﻘُﻮﻝُ ﻳَﺎ ﺃَﻫْﻞَ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔِ ﺧُﻠُﻮﺩٌ ﻓَﻠَﺎ ﻣَﻮْﺕَ ﻭَﻳَﺎ ﺃَﻫْﻞَ ﺍﻟﻨَّﺎﺭِ ﺧُﻠُﻮﺩٌ ﻓَﻠَﺎ ﻣَﻮْﺕَ ﺛُﻢَّ ﻗَﺮَﺃَ } ﻭَﺃَﻧْﺬِﺭْﻫُﻢْ ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟْﺤَﺴْﺮَﺓِ ﺇِﺫْ ﻗُﻀِﻲَ ﺍﻟْﺄَﻣْﺮُ ﻭَﻫُﻢْ ﻓِﻲ ﻏَﻔْﻠَﺔٍ { ﻭَﻫَﺆُﻟَﺎﺀِ ﻓِﻲ ﻏَﻔْﻠَﺔٍ ﺃَﻫْﻞُ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ } ﻭَﻫُﻢْ ﻟَﺎ ﻳُﺆْﻣِﻨُﻮﻥَ { ( ﺻﺤﻴﺢ ﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻱ ) Rasulullah SAW bersabda: “Kematian didatangkan pada hari Kiyamat seperti KAMBING KELA

TIGA HAL YANG MENYEBABKAN WANITA MASUK NERAKA

Tiga Hal Ini Saja Bisa Sebabkan Wanita ke Neraka. Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuhu. “AKU melihat ke dalam surga maka aku melihat kebanyakan penghuninya adalah fuqara’ (orang-orang fakir) dan aku melihat ke dalam Neraka maka aku menyaksikan kebanyakan penghuninya adalah wanita,” (Hadis Riwayat Al- Bukhari dan Muslim). Timbul pertanyaan, apa yang menjadi penyebab para wanita lebih banyak menghuni neraka? Banyak hal, ternyata. Namun, dengan tiga hal saja ternyata sudah cukup mendekatkan diri pada hal pedih di akhirat nanti. 1. Kufur Terhadap Suami dan Kebaikan-Kebaikannya Seperti hadits Rasulullah SAW: “ … dan aku melihat Neraka maka tidak pernah aku melihat pemandangan seperti ini sama sekali, aku melihat kebanyakan penghuninya adalah kaum wanita. Para sahabat pun bertanya : “Mengapa (demikian) wahai Rasulullah?” Baginda shallallohu Alaihi Wasallam menjawab : “karena kekufuran mereka.” Kemudian ditanya lagi : “Apakah mereka kufur kepada Allah?” Bagin

ENAM BENTUK PENERAPAN SYARI'AH DALAM KHILAFAH

Enam Bentuk Penerapan Syariah dalam Khilafah HTIPress, Jakarta.Ada enam bentuk penerapan syariah Islam dalam negara khilafah. Hal itu terungkap dalam pemaparan makalah Ketua Lajnah Tsaqafiyah DPP Hizbut Tahrir Indonesia KH Hafidz Abdurrahman dalam Dirasah Syahriah Ammah (DSA): Khilafah Islam yang Mengikuti Metode Kenabian, Sabtu (13/9) di Kantor DPP HTI,Crown Palace, Soepomo, Jaksel. “Pertama ,menerapkan seluruh hukum syara’ kepada kaum Muslim, tanpa kecuali,” ungkapnya di hadapan sekitar seratus pimpinan ponpes dan ustadz se-Jakartadan Depok. Kedua , non Muslim dibiarkan memeluk apa yang mereka yakini dan mereka sembah sesuai dengan ketentuan umum yang berlaku. Ketiga , orang murtad diberlakukan kepadanya hukum murtad, jika mereka murtad. Namun,anak orang Murtad, dan dilahirkan non Muslim, diperlakukan sebagai non Muslim, berdasarkan agama orang tuanya, apakah musyrik atau ahli kitab. Keempat , non Muslim, dalam urusan makanan, pakaian diperlakukan menurut agama