Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2014

PENGINGAT JIWA

Sekedar pengingat bagi jiwaku, sabda Nabi saw | "sombong itu adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain" (HR Muslim) Sejenak rehat bagi pikiranku | "tiap yang bernyawa pasti merasakan mati" | dan tiada tinggal, kecuali lisan dan tulisan dalam ingatan Selintas penyejuk hatiku | rezeki itu mengejar sebagaimana ajal mengejar, takkan selesai hidup sebelum tertunai sempurna jatahnya Sekedar penghibur diri | bahwa Allah pasti menepati janji-Nya, bahwa Allah Maha Mendengar, Maha Menyaksikan, Maha Murah pada hamba-Nya

BUANG KAPITALISME & KOMUNISME

Dalam sebuah sistem ideologi yang menunjang berdirinya sebuah negara, sub-sistem perekonomian seringkali yang paling menonjol dibandingkan sub-sistem lainnya Karenanya sistem ideologi sekuler lebih dikenal dengan sistem kapitalisme sebagai sub-sistemnya, dan sistem ideologi sosialisme lebih dikenal dengan komunisme sebagai sub-sistem ekonominya Setiap sub-sistem ekonomi ini punya kekhasan tersendiri dalam menentukan politik ekonominya, konsepnya dan mekanismenya, dan tentu satu ideologi akan berbeda dengan ideologi yang lain Ideologi sekuler misalnya memandang bahwa kebebasan adalah satu hal yang harus diagungkan dan dijaga, maka itu berpengaruh dalam sistem ekonominya, setiap orang bebas memiliki apa saja, dengan cara apa saja, sebanyak apa saja, dan menjual apa saja, jadinya? kesenjangan yang merajalela, riba dijadikan jantung ekonomi, dan halal-haram tidak jadi soalan selama dagangannya laku Ideologi sosialis sebaliknya, mereka tidak memperbolehkan kepemilikan individ

PEMURTADAN FISIK & PEMIKIRAN

Tentang Pemurtadan Terselubung dan Terang-terangan, Pemurtadan Fisik dan Pemurtadan Pemikiran Beberapa waktu ini kita kembali diingatkan tentang bahaya aqidah, yaitu paya pendangkalan aqidah bahkan pemurtadan di tempat-tempat umum. Sebenarnya ini bukan hal aneh, karena kaum kafir memang secara tersistematis akan berusaha memalingkan kita dari agama yang haq. Berkaitan hal ini, Allah mengingatkan berulang kali dalam Al-Qur'an, bahkan sampai melarang pemimpin kafir, karena bahaya semisal ini Segala cara mereka gunakan untuk mendangkalkan aqidah ummat | mulai dari simbol, pemaksaan, nikah beda agama, sampai cara yang tak pantas Berbicara tentang pemurtadan, maka pemurtadan ada dua jenis 1. Pemurtadan secara fisik 2. Pemurtadan pemikiran Jenis pertama, kita banyak saksikan di video investigasi yang beredar saat ini | pembagian roti bertulis khas Kristen, kalung merpati, dan lain-lain, bahkan ada pula yang melakukan pembabtisan terselubung, bakti sosial yang di dalamnya

JADILAH PEMAAF

Seringkali diantara kita merasa boleh berkata kasar pada yang lainnya, mencela dan memaki tanpa henti, mengolok-olok dan mencaci. Hanya karena kita merasa sudah didzalimi. Membalas yang sepadan, kalau bisa lebih menyakitkan. Bukankah itu idenya? Padahal Allah telah ingatkan kita dalam Al-Qur’an dengan sebuah nasihat yang berlaku hingga akhir zaman Dan tidaklah sama kebaikan dan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang diantaramu dan dia ada permusuhan, seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia. Sifat-sifat yang baik itu tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang mempunyai keberuntungan yang besar. (TQS Fushilat [41]: 34-35) Tidak akan selesai dengan kebaikan orang-orang yang membalas kejahatan dengan sepadan atau dengan yang lebih menyakitkan. Jelas itu bukan cara Islam. Membalas perlakuan serupa hanya menempatkan diri kita dalam tingkatan

JADILAH PEMBELAJAR

selama kita masih membuka diri untuk terus belajar | maka kita insyaAllah masih di jalan yang benar kebenaran itu hanya satu dan itu adalah Islam, itu sudah maklum | namun puncak ilmu tidak ada, diatas yang berilmu ada yang lebih alim maka selama berada di jalan Islam, kita berjalan di jalan kebaikan | istiqamah di dalamnya dalam belajar, buang jauh rasa puas dan cukup mengilmui ilmu itu perlu ilmu, berbagi ilmu pun perlu ilmu | maka jangan berhenti, jangan menyerah, ilmu itu jalan Islam jadilah pembelajar, maka mendadak semua bisa jadi gurumu | yang buruk jadikan contoh, sedang yang baik bisa ditiru jadilah pembelajar, maka celaan jadi pecutan dan pujian jadi peringatan | jadilah pembelajar, maka kebijakan dan keluasan pikir jadi panduan naiknya ilmu disertai naiknya iman, dan hilangnya angkuh takabur | sedang sombong hanya menghalangi ilmu, dan iman jadi terkubur tetaplah merasa bodoh, senantiasa belajar | dia yang cerdas, tak pernah merasa pintar