Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2019

HABIB UMAR BIN HAFIDZ BICARA KHILAFAH ALA MINHAJIN NUBUWAH

Oleh : Nasrudin Joha Beliau, adalah al-Habib ‘Umar putera dari Muhammad putera dari Salim putera dari Hafiz putera dari Abd-Allah putera dari Abi Bakr putera dari ‘Aidarous putera dari al-Hussain putera dari al-Shaikh Abi Bakr putera dari Salim putera dari ‘Abd-Allah putera dari ‘Abd-al-Rahman putera dari ‘Abd-Allah putera dari al-Shaikh ‘Abd-al-Rahman al-Saqqaf putera dari Muhammad Maula al-Daweela putera dari ‘Ali putera dari ‘Alawi putera dari al-Faqih al-Muqaddam Muhammad putera dari ‘Ali putera dari Muhammad Sahib al-Mirbat putera dari ‘Ali Khali‘ Qasam putera dari ‘Alawi putera dari Muhammad putera dari ‘Alawi putera dari ‘Ubaidallah putera dari al-Imam al-Muhajir to Allah Ahmad putera dari ‘Isa putera dari Muhammad putera dari ‘Ali al-‘Uraidi putera dari Ja’far al-Sadiq putera dari Muhammad al-Baqir putera dari ‘Ali Zain al-‘Abidin putera dari Hussain sang cucu laki-laki, putera dari pasangan ‘Ali putera dari Abu Talib dan Fatimah al-Zahra puteri dari Rasul Muhammad Shallalla

BENARKAH MENGKRITIK PENGUASA DI MUKA UMUM HUKUMNYA HARAM DAN TERMASUK GHIBAH?

Soal: Bolehkah mengkritik penguasa di depan umum? Apakah tidak termasuk ghibah yang dilarang Islam? Jawabnya: Mengkritik penguasa di muka umum hukumnya boleh dan tidak termasuk ghibah yang dilarang dalam Islam. Dalilnya ada dua: Pertama,  dalil mutlak tentang mengenai kritik terhadap penguasa. Kedua, adanya dalil-dalil bahwa mengkritik penguasa yang zalim tidaklah termasuk ghibah yang diharamkan dalam Islam. Dalil pertama, adalah dalil-dalil mutlak mengenai amar ma’ruf nahi munkar kepada penguasa. Misalnya sabda Nabi Saw, “Seutama-utamanya jihad adalah menyampaikan kalimat yang haq kepada penguasa (sulthan) atau pemimpin (amiir) yang zalim.” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi dan Ibnu Majah). Dalil ini mutlak, yakni tanpa menyebut batasan tertentu mengenai cara mengkritik penguasa, apakah mengkritik secara terbuka atau tertutup. Maka boleh hukumnya mengkritik penguasa secara terbuka, berdasarkan kemutlakan dalil tersebut, sesuai dengan kaidah ushuliyah: al-ithlaq yajri ‘ala ithl

Kumpulan Kajian Syar'iyyah Mengkritik Demokrasi:

๐Ÿ“ฆ Inilah Hujjah Wajibnya Menjelaskan Kebatilan Demokrasi (Bag. I): http://bit.ly/2osFZ8b ๐Ÿ“ฆ Akar Masalah Keterpurukan Kaum Muslimin & Kejahatan Kaum Kuffar: http://bit.ly/2GMlLx1 ๐Ÿ“ฆ Demokrasi: Alat Penjajahan Barat: http://bit.ly/2FaZyMd ๐Ÿ“ฆ Kesesatan Sekularisme dalam Penjelasan Dr. Samih 'Athif al-Zayn: http://bit.ly/2GMjSjP ๐Ÿ“ฆ Koalisi Pragmatis Pilkada dalam Timbangan Islam: http://bit.ly/2qVSpcE ๐Ÿ“ฆ Peringatan Al-Qur’an Atas Sistem Hukum & Kepemimpinan Jahiliyyah (Tafsir QS. Al-Mรข’idah [5]: 50-51): http://bit.ly/2ERJJcP ๐Ÿ“ฆ Menyibak Bahaya Sistem Demokrasi: Kepemimpinan Kaum Kafir atas Orang-Orang yang Beriman: http://bit.ly/2CoKF7R ๐Ÿ“ฆ Membantah Khurafat: Demokrasi Itu Syura’ dalam Islam: http://bit.ly/2CKuEoq ๐Ÿ“ฆ Ragam & Bahaya Pemikiran Liberal: http://bit.ly/2ERRNeF ๐Ÿ“ฆ Penjelasan Para Ulama Atas Perintah Allah Untuk Menegakkan Islam Totalitas: http://bit.ly/2sXWyxJ ๐Ÿ“ฆ Menghukumi Istilah Demokrasi [Video Kajian RayahTv]: http://bit.ly/2GMOEco ุง