Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2015

PANJI & BENDERA ROSULULLOH SAW

Negara Islam di masa Rasulullah saw memiliki bendera dengan bentuk dan corak yang khas; juga memiliki panji-panji dengan bentuk dan corak yang juga khas. Meski bendera itu hanya secarik kain –yang di mata orang awam tidak berbeda dengan poyongan kain lainnya, sehingga seringkali diabaikan- namun di depan musuh-musuh Islam, bendera Islam laksana palu godam peperangan yang diarahkan kepada mereka dan membuat hati musuh-musuh Islam bergetar ketakutan. Kecintaan orang yang membawa bendera dan panji-panji Islam melebihi kecintaan orang yang tengah di mabuk asmara. Para sahabat Rasulullah saw selalu berharap bahwa diri merekalah yang menjadi pembawa bendera.  Salah satu contohnya ditunjukkan pada saat perang Khaibar, dimalam hari dimana keesokan paginya Rasulullah saw akan menyerahkan bendera/panji-panji kepada seseorang: «فَبَاتَ النَّاسُ يَدُوْكُوْنَ لَيْلَتَهُمْ: أَيُّهُمْ يُعْطَاهَا؟» Malam harinya, semua orang tidak tidur dan memikirkan siapa diantara mereka yang besok

KONSEPSI ISLAM TTG BUDAK & SISTEM PERBUDAKAN

Pada dasarnya, syariat Islam yang mengatur mengenai budak dan sistem perbudakan diturunkan ketika budak sudah ada, dan setiap bangsa memiliki system perbudakan masing-masing. Diantara system perbudakan yang ada pada saat itu adalah budak boleh diperjualbelikan bahkan dibunuh oleh tuannya sendiri. Ada pula system perbudakan yang membolehkan tuan memperisteri budak-budaknya dan memperlakukannya seperti binatang.  Ada pula aturan yang menyatakan; jika seseorang tidak mampu membayar utang kepada seseorang, maka ia boleh dijadikan budak. Ada pula ketetapan, jika suatu negeri dikalahkan, maka penduduknya absah diperbudak seluruhnya.  Berdasarkan fakta inilah, Islam datang dengan seperangkat hukum yang ditujukan untuk memecahkan persoalan perbudakan, serta menggariskan aturan-aturan tertentu (sistem) yang berhubungan dengan budak. Dan apabila kita kaji secara jernih dan mendalam, kita pasti akan berkesimpulan bahwa syariat Islam datang untuk “membebaskan budak dan melenyapkan sistem

BENARKAH HT SUKA MENGKAFIRKAN ???

Oleh : Ust Choirul Anam ~~~~~~~~~~~~~~ Ada beberapa orang yang mengatakan bahwa HT itu sering mengkafirkan umat Islam, hanya gara-gara tidak berhukum dengan hukumnya Allah swt atau hanya gara-gara umat Islam setuju demokrasi atau karena alasan-alasan lain. Orang mengatakan hal itu memang dengan alasan bermacam-macam. Sebagaian ada yang karena salah paham karena HT sering mengutip ayat “wa man lam yahkum bima anzalallahu fa ulaika humul kafirun (siapa orang yang tidak berhukum dengan hukum Allah, maka mereka adalah orang-orang yang kafir)” QS. Al-Maidah 44, sebagian lagi ada yang sudah paham tetapi terus mengkampanyekan bahwa HT suka menyesatkan umat Islam karena memang memiliki hidden agenda, yaitu mereka menginginkan umat menjauh dari HT dan perjuangannya. ✅HT benar-benar berlindung kepada Allah swt dari perilaku itu, yakni mengkafirkan sesama umat Islam. Tulisan ini berupaya membahas hal tersebut dan mendudukkan masalah pada tempatnya secara proporsional. Karena itu,

PANCASILA SAKTI & HARGA MATI ??? MIKIR MAN !

PANCASILA Oleh : Ust Arief B Iskandar ~~~~~~~~~~~~~ Pancasila itu sakti. Pancasila itu sakral. Pancasila itu suci. Pancasila itu harga mati. Pancasila itu asas; asas dari segala asas. Karena sakral, Pancasila tak boleh direndahkan. Ada kesan, di negeri ini orang boleh saja melecehkan Islam, mencampakkan Al-Quran, termasuk menghina Rasulullah sang teladan.Sebagian menganggap hal itu sebagai bagian dari ekspresi kebebasan yang dijamin demokrasi. Namun, tidak dengan Pancasila. Merendahkan dan menghina Pancasila adalah kejahatan tak terperi dan pastinya anti-demokrasi. Karena suci, Pancasila tak boleh diusik dan dikritisi. Ada kesan di negeri demokrasi ini Islam boleh saja diusik; al-Quran dan as-Sunnah boleh dikritisi. Namun, tidak dengan Pancasila. Sebab, bagi sebagian orang Pancasila itu lebih tinggi dari al-Quran maupun as-Sunnah. Pancasila digali dari nilai-nilai luhur nenek moyang bangsa Indonesia. Adapun al-Quran dan as-Sunnah hanyalah bersumber dari perkataan

HUKUM MASUKNYA PENGANTIN PRIA KE TEMPAT RESEPSI WANITA

بسم الله الرحمن الرحيم "Silsilah Jawaban asy-Syaikh al-‘Alim Atha’ bin Khalil Abu ar-Rasytah Amir Hizbut Tahrir” Jawaban Pertanyaan Seputar: Masuknya Pengantin Pria ke Tempat Resepsi wanita Kepada Sameh Raihan Abu Maysarah, al-Khilafah Wa’dullah dan Sofyan Qasrawi  Pertanyaan: Pertanyaan Sameh Raihan Abu Maysarah: Assalamu ‘alaikum wa rahmatullah wa barakatuhu. Apakah ada keharaman pada gambaran ini: pengantin pria memberi tahu para wanita bahwa dia akan masuk ke pelaminan sehingga semua wanita duduk di tempat duduk mereka dan bersikap santun dan tidak tersisa di sekitar pengantin wanitakecuali mahram pengantin pria dari parawanita lalu mereka memberi ucapan selamat kepada pengantin pria, karena parawanita asing telah bersikap santun dan duduk di tempat duduk mereka dan tidak terjadi campur baur diantara mereka dengan pengantin pria ketika pengantin pria masuk ke tempat pesta? Semoga Allah memberi berkah kepada Anda. Pertanyaan al-Khilafah Wa’dullah: A

JAWABAN UST. ISMAIL YUSANTO TTG PEMILU

>> Jika orang-orang baik seperti Ustadz tidak ikut Pemilu dan tidak memilih, apakah rela jika nanti negeri ini justru dikendalikan oleh orang-orang yang tidak baik atau bahkan non-Muslim? Tentu kita tidak rela. Karena itu, kita tidak boleh tinggal diam. Kita harus mencegah orang kafir menguasai negeri ini. Karena itu dalam Pemilu kemarin kita menyerukan kepada publik, bila hendak memilih, pilihlah calon wakil rakyat yang benar-benar hendak berjuang untuk tegaknya syariah dan khilafah, menjadikan parlemen sebagai mimbar dakwah, menegakkan amar makruf nahi mungkar dan tidak terlibat dalam proses legislasi yang tidak islami. Bila hendak memilih pemimpin, pilihlah yang Muslim, laki-laki, beriman dan bertakwa, dan yang mau menerapkan syariah secara kaffah dalam sistem Khilafah. Hanya bila dipimpin oleh orang seperti itu, negeri Muslim ini akan tumbuh menjadi baldah thayyibah wa rabbun ghafur. Selama ini, justru melalui jalan demokrasilah semua yang dikhawatirkan tadi, yak