Postingan

LENTERA KEBANGKITAN

Oleh: Zakariya al-Bantany Al-'Allamah asy-Syaikh Taqiyuddin an-Nabhani rahimahullah dalam kitabnya Nidzham al-Islam, beliau berkata: "Bangkitnya manusia tergantung pada pemikirannya tentang hidup, alam semesta, dan manusia, serta hubungan ketiganya dengan sesuatu yang ada sebelum kehidupan dunia dan yang ada sesudahnya. Agar manusia mampu bangkit harus ada perubahan mendasar dan menyeluruh terhadap pemikiran manusia dewasa ini, untuk kemudian diganti dengan pemikiran lain. Sebab, pemikiranlah yang membentuk dan memperkuat mafahim (persepsi) terhadap segala sesuatu. Disamping itu, manusia selalu mengatur tingkah lakunya dalam kehidupan ini sesuai dengan mafahim (persepsi) nya terhadap kehidupan." [Syaikh Taqiyuddin an-Nabhani, Nidzham al-Islam, bab. Thariqul Iman, hal. 4] Kebangkitan Hakiki Kebangkitan adalah perpindahan umat (masyarakat), bangsa atau individu dari suatu keadaan menuju keadaan yang lebih baik. [Hafizh Shalih, an-Nahdhah, hal. 13] Faktor yan...

ULAMA SEJATI

Oleh: Zakariya al-Bantany Kata Ulama (العُلَمَاءُ) merupakan bentuk plural atau jama' dari kata Alim (العَالِمُ) disebutkan sebanyak dua kali di dalam Al-Quran. Ulama pertama terdapat dalam QS. Fathir: 28; sedangkan yang berikutnya terdapat dalam QS. asy-Syu’ara: 197. Ulama itu ada dua jenis: Pertama: Ulama Hanif/Ulama Rabbani (Ulama yang lurus/Ulama hakiki/Ulama sejati) yakni Ulama yang berada di jalan yang lurus yaitu tetap berada di jalan Islam dan loyalitasnya hanya untuk Allah dan Rasul-Nya semata serta hanya untuk Islam semata. Kedua: Ulama suu' (Ulama yang jahat). Yaitu Ulama yang keluar dari jalan Islam dan loyalitasnya kepada selain Allah dan Rasul-Nya. Dengan ciri-cirinya: Pertama, menyembunyikan kebenaran (QS. Al-Baqarah [2]: 146). Kedua, menjual ayat-ayat Allah dengan harga yang murah (QS. Ali Imran [3]: 187). Ketiga, mengingkari kebenaran yang diyakini (QS. Al-Baqarah [2]: 89). Keempat,  mendistorsi ayat-ayat Allah untuk kepentingan diri sendiri (QS. An...

CERITA HIKMAH SAHABAT ABU DUJANAH

Rasulullah Menangis Mendengar Cerita Orang Ini Pada masa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, terdapat seorang sahabat bernama Abu Dujanah. Setiap usai menjalankan ibadah shalat berjamaah shubuh bersama Baginda Nabi, Abu Dujanah selalu tidak sabar. Ia terburu-buru pulang tanpa menunggu pembacaan doa yang dipanjatkan Rasulullah selesai. Ada satu kesempatan, Rasulullah mencoba meminta klarifikasi pada pria tersebut. “Hai, apakah kamu ini tidak punya permintaan yang perlu kamu sampaikan pada Allah sehingga kamu tidak pernah menungguku selesai berdoa. Kenapa kamu buru-buru pulang begitu? Ada apa?” tanya Nabi. Abu Dujanah menjawab, “Anu Rasulullah, kami punya satu alasan.” “Apa alasanmu? Coba kamu utarakan!” perintah Baginda Nabi. “Begini,” kata Abu Dujanah memulai menguraikan jawabannya. “Rumah kami berdampingan persis dengan rumah seorang laki-laki. Nah, di atas pekarangan rumah milik tetangga kami ini, terdapat satu pohon kurma menjulang, dahannya menjuntai ke rumah kami. ...

ULAMA ADALAH BENTENG TERAKHIR ISLAM

Oleh: Zakariya al-Bantany Ulama adalah manusia biasa seperti kita, hanya saja Allah SWT telah memilih para Ulama sebagai hamba-hamba pilihan-Nya sekaligus sebagai Wali (kekasih)-Nya dan telah menganugerahkan kepada mereka keutamaan, kelebihan dan kemuliaan dibandingkan manusia biasa lainnya, yaitu berupa ilmu dan keimanan yang kokoh dan ketaqwaan yang tinggi. Ulama memang bukan Nabi, tapi mereka para Ulama adalah Pewaris para Nabi. Sebagaimana sabda Rasulullah Saw: إِنَّ الْعُلَمَاءَ وَرَثَةُ الْأَنْبِيَاءِ، إِنَّ الْأَنْبِيَاءَ لَمْ يُوَرِّثُوادِينَاراً وَلاَ دِرْهَماً إِنَّمَا وَرَّثُوا الْعِلْمَ فَمَن أَخَذَهُ أَخَذَبِحَظٍّ وَافِرٍ “Sesungguhnya Ulama adalah pewaris para Nabi. Sungguh para Nabi tidak mewariskan dinar dan dirham. Sungguh mereka hanya mewariskan ilmu. Barang siapa mengambil warisan tersebut ia telah mengambil bagian yang banyak.” (HR. al-Imam at-Tirmidzi di dalam Sunan beliau no. 2681, Ahmad di dalam Musnad-nya (5/169), ad-Darimi di dalam Sunan-nya (1/98), A...

KENISCAYAAN KHILAFAH

Oleh: Zakariya al-Bantany Betul sekali Islam itu lengkap, bukan hanya Khilafah saja. Namun Islam itu tidak akan lengkap tanpa Khilafah. Sebab Khilafah itu pelengkap atau penyempurna Islam itu sendiri. Karena itulah wujud dari Islam Kaffah itu sendiri yang direpresentasikan dengan institusi politik Islam yang bernama Khilafah. Sebab Khilafah adalah ajaran Islam yang notabene bagian integral yang tidak terpisahkan dari Islam sekaligus Khilafah itu sendiri adalah sunnah Rasul atau warisan Rasulullah Saw dan para Sahabat Radhiyallahu 'anhum serta para Khalifah setelahnya. Karena Khilafah itu adalah mahkota kewajiban (taajul furuudh). Sehingga dengan Khilafah seluruh kewajiban dalam Islam akan sempurna dilaksanakan dan diterapkan secara kaffah dalam segala aspek kehidupan tidak hanya sekedar dalam aspek ibadah ritual dan akhlak belaka. Tanpa Khilafah banyak kewajiban-kewajiban Islam atau hukum-hukum Syariah yang tidak bisa secara sempurna diterapkan dalam segala aspek kehidupan ...

APLIKASI KEREN BINGITZ

Aplikasi K E R E N... tinggal pencet link langsung kita diposisi mekkah... Siapapun yg bikin ini, jazakumullah... Silahkan buka satu per satu link nya. Smartphonenya di gerakan ke atas, bawah, kanan, kiri, bisa di zoom juga. Akan merasakan seolah-olah sedang berada disana. 1.) Yang ingin melihat Hijir Ismail tekan 👇 http://shutterksa.com/panorama/Makkah/AreaofProphetIsmail/ 2.) Yang ingin melihat sudut rukun yamani tekan 👇 http://www.shutterksa.com/panorama/YemeniCorner/ 3,) Yang mau persis berada di depan Ka'bah silahkan tekan 👇 http://www.shutterksa.com/panorama/Makkah/WallofAlahtim/ 4.) Yang mau lihat Makam Rasul SAW tekan 👇 http://shutterksa.com/panorama/Almadinah/FronttheProphetMuhammad/ 5.) Yang ingin berada di atas Ka'bah, tekan 👇 http://www.shutterksa.com/panorama/RoofOfKaaba/ Silahkan dishare, semoga mengobati kerinduan bagi yang pernah kesana dan bagi yg blum bersiap-siap niatin akan pergi ke  sana. Aamiin.

KITA BAKAL MATI

Oleh: Zakariya al-Bantany Allah lah yang telah menciptakan alam semesta, manusia dan kehidupan ini. Allah SWT berfirman: اللَّهُ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَىٰ عَلَى الْعَرْشِ ۖ مَا لَكُمْ مِنْ دُونِهِ مِنْ وَلِيٍّ وَلَا شَفِيعٍ ۚ أَفَلَا تَتَذَكَّرُونَ "Allah lah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam masa, kemudian Dia bersemayam di atas 'Arsy. Tidak ada bagi kamu selain dari pada-Nya seorang penolong pun dan tidak (pula) seorang pemberi syafa'at. Maka apakah kamu tidak memperhatikan?." (QS. As-Sajadah: 4) Dan Allah pun menciptakan kita di dunia ini, melainkan hanya untuk beribadah dan menyembah kepada Allah SWT semata sekaligus menjadi Khalifahnya Allah SWT dalam mengelola dan mengurusi bumi ini dengan hanya menjalankan Syariah Allah atau hukum-hukum Allah saja di muka bumi ini . Allah SWT berfirman: وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُ...